Fruity dan asam bukan kata yang sama
Fruity adalah asosiasi terhadap karakter buah. Asam adalah salah satu rasa dasar yang kita rasakan. Keduanya dapat hadir bersamaan, tetapi sebuah aroma yang mengingatkan pada buah tidak otomatis berarti keasaman yang kuat. Saat mencatat tasting, pisahkan apa yang tercium, apa yang terasa di lidah, dan apa yang tinggal setelah ditelan.
Catatan rasa bukan daftar bahan
Catatan seperti buah atau brem beras ketan menjelaskan pengalaman sensori. Itu tidak dengan sendirinya menyatakan bahan tersebut ditambahkan ke dalam cokelat. Untuk mengetahui bahan aktual, tetap baca komposisi pada kemasan. Pada Boenbeans, brem beras ketan adalah cara kami menggambarkan asosiasi aroma yang ditemukan dalam kakao Gunungkidul.
Apakah semua keasaman itu baik?
Keasaman perlu dilihat bersama intensitas, keseimbangan, dan atribut rasa lainnya. Mengatakan semua rasa asam sebagai cacat terlalu menyederhanakan pengalaman; mengatakan semua keasaman sebagai kualitas istimewa juga sama tidak tepat. Perhatikan apakah sensasinya menyatu dengan keseluruhan rasa atau terasa mendominasi secara tidak menyenangkan.
Latihan tasting sederhana
Cicipi sepotong kecil tanpa langsung mengunyah seluruhnya. Biarkan meleleh dan catat urutan sensasinya: aroma awal, rasa di tengah, dan finish. Bilas mulut dengan air sebelum membandingkan bar berikutnya. Gunakan kata yang dekat dengan pengalaman sendiri; tidak perlu memaksakan nama buah yang tertulis pada label.
Mengenal selera sendiri
Lidah yang terbiasa pada cokelat dominan manis mungkin memerlukan waktu untuk mengenali karakter ini. Anda juga boleh lebih menyukai profil lain. Tujuan tasting adalah memahami apa yang dinikmati, bukan membuktikan bahwa satu selera lebih benar dari yang lain.


